Quick Guide

Leave a comment

Short Summary in Malay Pasai Language

Saleum!

    Tentang Misi & Motto: PASAI POST — Sumatra News Service

Misi PASAI POST adalah global dengan atribut lokal dan regional. Makanya, kita mengambil nama PASAI, karena merupakan wilayah historis tempat kedaulatan pemerintahan kaum muslim pertama di Asia Tenggara, yang terpatri dalam aneka prasasti di sejumlah lokasi; yang resmi terpapar dalam aneka manuskrip kuno; yang resmi terungkap secara legendaris, seperti dalam kronik Raja-Raja Pasai (Hikayat Raja Pasai), Hikayat Aceh atau Hiakyat Melayu serta dokumen legendaris atau historis seperti prasasti atau kaligrafi di maqam sejarah seperti di Samudra Pasai, dengan Meurah Malikul Saleh sebagai patron utama dan aneka ikonographi lainnya.

Salah satu kutipan dari Kronik Pasai yang sangat monumental buat kita, adalah seperti yang terpapar di halaman bawah koran kita, yang jelas memprediksi tentang lahirnya sejumlah kaum pencerah (saints) dari kawasan itu, yang bagi kita bermakna sebagai kaum yang aktif menulis diskurs (wacana) yang membawa rahmatul alamin buat semua. Manuskrip tertua berbahasa Melayu Pasai ini memang kontroversial. Namun untuk memmahami makna historis di dalamnya, perlu memahami konteks penulisan sejarah pada masa tersebut. Kita tidak bisa memakai konteks ilmiah sekarang untuk memahami atau mengenkripsi aneka rahasia kodeks sejarah pada masanya. Juga dibutuhkan kemampuan ilmu hermenutika dan heurestika modern untuk bisa membuka wacana yang tesembul di dalamnya. Ketika manuskrip ini ditemukan di kawasan keturunan Sultan Pasai di Demak pada masa kolonial, lokasi kuburan raja-raja Pasai belum diketahui oleh para ilmuan dunia. Isi manuskrip itu masih dianggap kisah roman historis. Kemudian, setelah Kesultanan Aceh ditaklukkan oleh Belanda, para ilmuan oriantalis baru menemukan langsung lokasi kompleks Malikul Saleh, yang berhasil setelah membaca sejumlah kaligrafi atau  informasi prasastinya, yang memang hampir sejalan dengan naskah yang ditemukan di Kesultanan Demak. Anehnya, ketika Sir Standford Rafles, sebagai penguasa Inggris di Sumatra Selatan, sekaligus pendiri kota modern Singapura meminta menyalin manuskrip asli PASAI buat kepentingan penelitian sejarah Melayu, nasib asli manuskrip memnjadi misterius.  Rafles juga belum mengetahui di mana lokasi tempat kisah naskah tersebut, karena tidak ada informasi sejarah tertulis. Sampai masa kolonial, kebanyakan kisah historis di nusantara diturunkan secara lisan (oral), serta sering dibumbui dengan aneka simbolik, seperti terpapar dalam model hikayat seluruh nusantara. Bahkan semua manuskrip dunia, seperti manuskrip abad tengah di Eropa penuh isi legendaris. Namun para ilmuannya berhasil membuka maka tersembunyi setelah kerja keras berabad-abad.

Pertanyaannya sentral tentang naskah Pasai misalnya:

Setelah semua naskah disalin ke dalam kertas modern yang disediakan oleh Rafles, kenapa naskah aslinya raib? Bagaimana dengan nasib sejumlah naskah Melayu PASAI kuno lainnya yang masih tersimpan di sejumlah residen santri dan kesultanan nusantara, khususnya di Cirebon, Jepara, Demak dan Gersik? Para orientalis pada masa kolonial berhasil menngambil sejumlah naskah tersebut, lalu ditransformasi sesuai kebutuhan ketika tiba di Eropa pad masa itu. Sebagian hasil transformasi mereka kini perlu dikaji kritis, karena terjadi banyak pembiasan yang mempersulit penelitian peradaban PASAI yang telah menjadi target sejumlah pihak sejak masa kolonial sampai masa ultranasionalisme sepihak negara-negara Asia Tenggara pasca kolonial.

Kini generasi baru dengan teknologi mutakhir, berhasil membuka secara bertahap rahasia peradaban yang telah lama mengalami distorsi dalam perjalanan sejarahnya. Untuk generasisi basis mitologi PASAI Sumatra secara umum, maka visi PASAI kita tempatkan dalam konteks SUMATRA secara umum.

Singkatnya,  kita menempatkan subjudul sekaligus motto: “Sumatra News Service”, karena asal kata Sumatra secara historis, adalah dari penamaan wilayah SAMUDRA PASAI, yang oleh pihak asing secara umum disebutkan saja dengan Sumatra, yang resmi kemudian dibakukan oleh pihak kolonial sampai kini sebagai istilah buat semua pulau tempat asal SAMUDRA PASAI. Jadi PASAI SUMATRA adalah istilah baku yang kita pakai untuk posisi resmi kita dalam melihat kawasan, namun dalam perjalanan historisnya, sejumlah besar generasi pencerah sala kawasan ini telah menyebar ke seluruh pelosok nusantara. Untuk menneruskan misi kaum pencerah yang dimulai sejak genesis PASAI ini, maka misi khusus kita adalah mengembangkan visi pencerahan metafisika dari para pemikir sejak masa Pasai sampai Aceh dan nusantara raya modern sekarang ini, dengan mengembangkan aneka diskurs yang relevan denganya, kalau bisa dengan landas bahasa Melayu Pasai sebagai basis, lalu bahasa lainnya sebagai tentakel tambahan. Bahasa Melayu Pasai merupakan sumber inspirasi seluruh generasi di nusantara, yang seolah kurang mendapat perhatian. Bahasa Melayu Pasai tetap aktif walau kepemimpinannya kemudian berada di bawah Portugis (sejak 1521) atau di bawah Pemerintahan Sultan Aceh (sejak 1525) atau Pemerintahan kolonial sampai kemerdekaan negara-negara nusantara (Indonesia, Malyasia, Singapura, Brunei). Pengaruh historis atau kultural Pasai yang masih bisa terlacak misalnya di Thailand (sekitar Pattani, dll.), Java (sekitar Sunda Kelapa, Cirebon, Demak, Gersik) atau Pasay City (sekitar Manila), dll. Namun akibat perkembangan jaman dan indoktrinasi nasionalisme negara-negara modern di Asia Tenggara, warisan historis ini telah pupus dalam konteks sebenarnya.

Untuk itu kita bisa membuka aneka platform buat mengisi kevakuman menuju kebenaran historis ini dengan misalnya menerbitkan PASAI POST. Di sini kita bisa menulis atau menerima semua tulisan apa saja, tidak harus dari penulis yang lahir di kawasan Pasai, atau yang berhubungan dengan tema Pasai, namun semua tulisan relevan yang memberikan harapan buat pencerahan bersama.

Siapa saja bisa kita ajak menjadi penulis, contributor, editor, kolumnis atau koresponden. Sementara semuanya bersifat volunter. Secara bertahap kita akan bergerak ke jalur yang lebih profesional tentunya.

Kita berusaha menempatkan porsi berita (news) yang relavan, opini, iptek, sosbud, sport, feature atau kolumnis, dll. Namun untuk mencapai target ideal, kita perlu bertahap mengisi lembaran halaman yang tersedia, atau membuka halaman baru, sehingga kita bisa bergerak lebih profesional nantinya. Jika ada pihak atau peminat yang ingin memberikan kontribusinya atau bergabung, harap segara mengirimkan datanya ke editorial board kita. Jika ada saran demi kemajuan lainnya, tentu akan sangat berharga buat kesempurnaan platform ini di kemudian hari.

Kita akan menambah aneka kolum khusus, misalnya daftar event relevan, termasuk presentasi multimedia, dls. Sampai kini kita telah menempatkan berita global yang diseleksi khusus oleh sistem digital; atau galeri berita dan gambar yang bisa dikirim langsung via telpon genggam di mana pun kita berada; atau presentasi TV, radio, audio, video atau film dokumenter relevan; mengirim kartu pos ala PASAI POST ke seluruh dunia, lelang barang, buku, jual suvenir, dll. Semua kolom iklan, komersial atau plugins supermodern lainnya akan kita kembangkan sesuai kebutuhan nantinya.

Terima kasih atas dukungan dan keikutsertaannya.

Wassalam,

Mai Dar (Publisher)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Authors Infos

Pasai Calendar

September 2017
M T W T F S S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

%d bloggers like this: